Catatan Muslim

Milenial Melek Finansial Solusi Pertumbuhan Ekonomi Bangsa

Mungkin diantara kita sudah tahu bahwa bulan Oktober ini adalah Bulan Inklusi Keuangan. Dimana ada kesempatan besar untuk meraih berbagai keuntungan dan kesempatan, khususnya bagi mereka para milenial melek finansial.

milenial melek finansial
pixabay.com

Kini banyak kita temukan para pelaku usaha usia muda yang termasuk dalam golongan milenial. Dengan rentang usia antara 25 hingga 40 tahun dan telah memiliki bisnis atau usaha sendiri.

Terlepas besar kecilnya usaha mereka setidaknya menjadi kabar baik bahwa mereka bisa mandiri secara finansial. Energi positif ini tentu layak dan harus ditularkan.

Terlebih dengan adanya pandemi Covid-19 dimana banyak anak muda usia produktif harus terkena pemutusan hubungan kerja. Alternatif terbaik tentu saja membangun usaha sendiri sesuai dengan passion dan kemampuan masing-masing.

Baca juga: Pentingnya Pengelolaan Keuangan Rumah Tangga bagi Pasangan Baru Menikah

Saatnya Milenial Melek Finansial

Tak ada alasan bagi siapapun untuk buta terhadap finansial. Harus ada keinginan untuk tumbuh dan terus berkembang

Dan kamu bila termasuk dalam rentang milenial maka mau tidak mau harus berlari mengejar ketertinggalan. Mengoptimalkan apa yang ada hingga bisa survive.

Ciri-Ciri Milenial Melek Finansial

  1. Memiliki Perencanaan yang Matang

Mereka yang bisa dan mampu melakukan perencanaan keuangan dengan matang maka bisa dipastikan bisnis akan lebih servive meski terdampak pandemi. Mungkin iya omset akan turun tapi tidak akan mematikan secara keseluruhan.

Butuh proses yang panjang untuk sampai ada tahap ini. Belajar dengan tekun dan sungguh-sungguh menjadi kunci pada level ini.

  1. Mengoptimalkan Apa yang Ada

Mereka para pelaku usaha juga tahu betul apa yang harus dilakukan untuk optimalkan apa yang ada. Tak ada sesuatu yang terbuang percuma atau sia-sia.

Terlebih saat ini pandmei masih melanda dan bisa jadi bila berpikir sempit maka mengurangi aset adalah solusi. Tapi ternyata bukan itu saja solusinya. Banyak kita lihat perusahaan sekelas Pizza Hut, KFC, Starbuck pun turun ke jalan.

  1. Lincah dalam Bisnis

Perlu digaris bawahi bahwa orang yang tangguh bukanlah orang pintar dan cerdas. Tapi mereka adalah orang yang lincah melihat sebuah peluang.

Paling mudah dilihat dari orang sekitar tentu saja para penjahit dimana mereka tidak lagi fokus membuat baju seperti biasa. Kini mereka pun bisa memproduksi masker dan baju Alat Perlindungan Diri sesuai Standar Nasional Indonesia.

Bila para milenial ini melek finansial maka setidaknya bangsa ini akan terbantu untuk lepas dari krisis. Bersama-sama bekerja sama untuk bangkit dari pandemi yang telah memporakporandakan ekonomi bangsa.

Setidaknya hal-hal ini akan terjadi bila para milenial melek finansial.

Baca juga: Bisnis Online Murah Meriah

Dampak Melek Finansial bagi Milenial

  1. Ekonomi Tumbuh Berkelanjutan

Tahun ini dipastikan ekonomi akan turun sebagai akibat adanya Covid-19. Dan kalau saja para pemuda sebagai aset bangsa melek finansial tentu grafik tersebut akan berubah.

Terlebih bila dalam beberapa tahun ini bangsa ini memiliki bonus demografi. Dimana jumlah mereka dalam kondisi terbaik. Ekonomi tidak saja saja tumbuh tapi berkelanjutan dan pada akhirnya membantu negara lepas dari krisis.

  1. Kualitas SDM Meningkat

Dalam hal apapaun sumber daya manusia adalah aset terbaik. Peningkatan dalam hal apapun di tandai dengan adanya peningkatan kualitas SDM.

Tanpa hal ini tidak mungkin suatu bangsa akan tumbuh. Wajar kiranya bila pemerintah, swasta atau siapapun rela investasi besar-besaran dibidang SDM.

  1. Kemiskinan Berkurang

Pertumbuhan ekonomi akan dibarengi dengan peningkatan kesejahteraan. Sebaliknya jumlah kemiskinan sudah pasti akan turun.

Tidak ada lagi cerita mereka yang kelaparan atau hidup dalam kekurangan. Semua bisa ikut berkontribusi untuk membangun bangsa dengan caranya sendiri.

Jasa Perbankan Non Bank Terbaik

Saat ini telah banyak bank yang siap membantu siapa saja yang memenuhi syarat untuk mengajukan pinjaman. Beberapa syarat secara administrasi harus dipenuhi dan ini seringkali menjadi kendala bagi mereka yang baru memulai atau merintis.

Tidak adanya dokumen atau berkas membuat langkah mereka berhenti. Namun kini tidak lagi dengan adanya lembaga pembiayaan non bank. Dimana mereka akan membantu para pelaku usaha unbankable untuk tetap mendapat pendanaan.

Fintech yang telah ada sejak tahun 2010 ini telah hampir melayani seluruh nasabah di tanah air. Mereka memiliki strategi tersendiri untuk bisa hadir dan membantu para pelaku usaha mikro kecil dan menengah.

Seandaianya kamu memiliki usaha dan ternyata memiliki kesulitan pendanaan ada baiknya untuk menghubungi mereka. Tujuannya sudah pasti agar mendapat suport untuk mengembangkan bisnis.

Perlu juga kamu tahu di sini tidak saja bisa mengajukan pinjaman tapi bisa juga untuk investasi. Dengan demikian bisa saja di awal menjadi nasabah selanjutnya kelak bisa menjadi investor.

Menarik bukan!

Saat ini ada cara paling mudah dan cepat untuk melakukan pendanaan UMKM. Sangat praktis karena semua bisa dilakukan berbekal smartphone. Tidak perlu repot dan langsung selesai dalam hitungan menit.

Kelebihan Amartha sebagai lembaga keuangan non perbankkan
  1. Jangkauan Luas

Amartha Fintech bukan saja hanya ada di Pulau Jawa tapi telah tersebar di berbagai wilayah di seluruh tanah air. Artinya mereka bisa melayani nasabah dimana pun berada, khususnya mereka yang tidak bisa dilayani bank konvensional.

  1. Syarat Mudah

Seperti yang disampaikan diatas bahwa syarat pengajuan pinjaman di Amartha sangatlah mudah. Hal ini dibuktikan penulis saat datang langsung ke lokasi pendampingan mereka di Ciseeng Bogor.

Aneka pelaku usaha seperti peternak ikan cupang, pengrajin keset hingga pandai besi terbantu dengan kehadiran Amartha. Mereka sadar betul bila melakukan peminjaman modal di bank tidak mungkin.

  1. Pelaku Usaha Mendapat Pendampingan

Amartha tidak hanyamengucurkan dana tapi mereka melakukan pendampingan secara langsung. Kehadirannya benar-benar dirasakan para pelaku usaha hingga mitra dianggap layaknya keluarga sendiri.

Saat usaha kamu telah tumbuh dan berkembang maka saatnya investasikan sedikit keuntungan untuk membantu pelaku usaha lain yang membutuhkan pemodalan. Tujuannya tentu saja supaya mereka bisa lepas dari kemiskinan dan kelak sama seperti kamu menjadi investor.

Rantai positif ini bila terus digulirkan sudah pasti akan menyelamatkan banyak keluarga. Sukses bersama-sama itu bukan pepesan kosong.

Kelebihan Amartha sebagai tempat untuk investasi online

  1. Transparan

Sejak awal pemilik modal sudah akan tahu dana disetor akan digunakan untuk membantu siapa. Bayangkan bila itu ternyata yang dibantu adalah orang yang pernah berjasa dalam hidup kita pasti akan lebih berharga bukan.

Tak perlu khawatir kelak dana akan disalahgunakan untuk bisnis atau usaha yang tidak jelas. Hal ini tentu akan membuat hati pemilik modal lebih tenang.

  1. Informasi Angsuran

Kita sebagai pemilik modal pun akan tahu kesehatan usaha mitra yang dibantu. Dimana setiap saat bisa cek kredibilitas. Lancar atau macetnya angsuran bisa menjadi rekomendasi kelak akan menambah modal atau hentikan.

  1. Bagi Hasil Menguntungkan

Sejumlah keuntungan yang didapat bisa ditarik kapan saja. Tidak perlu menunggu waktu-waktu tertentu atau cut off. Pengen tarik kapanpun silakan saja.

  1. Lebih Menguntungkan

Karena kita tahu siapa yang diberi modal artinya bisa lebih yakin dengan operasional usaha dan tingkat pengembalian. Selain itu bisa jadi tingkat pengembalian akan lebih besar seiring pertumbuhan usaha yang disuport.

Dengan sejumlah pertimbangan diatas pastinya kini milenial melek finansial menjadi sebuah keharusan. Bukan hanya untuk kamu yang ingin cari dana tapi juga bagi kamu yang ingin belajar berinvestasi dengan aman dan hasil lebih baik.

joko yugiyanto

Add comment

Your Header Sidebar area is currently empty. Hurry up and add some widgets.