Catatan Muslim

Berawal dari Hobi, 3 Atlet Esport ini Meraup Penghasilan Hingga Ratusan Juta

Menjadi sukses karena sesuatu yang digemari pastinya menjadi impian bagi setiap orang. Dengan melakukan aktivitas yang kamu senangi, sebuah pekerjaan pasti dapat dilakukan dengan senang hati. Nah, salah satu contohnya yaitu para atlet Esport yang akan kita bahas di dalam kesempatan kali ini.

Bagi sebagian orang, profesi atlet Esport masih dipandang sebelah mata, khususnya di Indonesia itu sendiri. Mengapa? Karena pandangan sebagian besar masyarakat mengenai bermain games hanya diperuntukan sebagai hiburan semata yang sama sekali tidak produktif dan hanya membuang-buang waktu.

Padahal di era digitalisasi seperti saat ini, sumber pendapatan uang sudah bisa dari mana saja dan tidak melulu bekerja kantoran atau membuka usaha, salah satu contohnya yaitu mendapatkan uang dari bermain games. Percaya atau tidak, hanya dari bermain games saja, seseorang bahkan bisa meraup keuntungan hingga ratusan juta lho.

Di dalam kesempatan kali ini, kita akan membahas mengenai para atlet Esport yang berhasil mendapatkan uang hingga ratusan juta dari skill bermain games nya di Indonesia. Penasaran? Yuk kita simak saja ulasan berikut ini.

  1. Novan ‘nexok40’ Kristianto

Novan Kristianto atau yang lebih dikenal sebagai ‘nexok40’ merupakan salah seorang gamer profesional dari Indonesia, namun nama dari nexok40 itu sendiri baru mulai naik daun pada tahun 2016 silam. Pada tahun 2017, ia pun mengikuti ajang bergengsi Hearthstone yang membuatnya menjadi go internasional.

Di tahun 2018, nexok40 bersama tiga gamer lainnya, Jothree, DouAhou, dan Rezdan, berhasil mewakili tim Indonesia untuk mengikuti ajang Heartstone Global Games 2018, yang membuatnya berhasil masuk ke dalam top 25 dari 48 negara yang mengikuti turnamen tersebut. Bersama dengan kawan-kawannya, mereka berhasil mengantongi uang sebesar 1.100 dolar Amerika. Sungguh jumlah yang begitu fantastis.

Dikarenakan kemampuan bermain games nya, saat ini ia bahkan berhasil mendapatkan penghasilan hingga mencapai 200 juta lebih setiap bulannya.

  1. Kenny ‘Xepher’ Deo

Kenny Deo merupakan salah satu pemain Dota 2 veteran asal Indonesia. Namanya telah melambung tinggi sejak tahun 2014 ketika ia bergabung bersama tim Zero Latitude. Kemampuannya dalam bermain Hero-Hero Dota 2 juga tak perlu diragukan lagi. Seringnya ia menjuarai berbagai turname besar kelas internasional, ia pun berhasil meraup penghasilan hingga 400 jutaan karena skill bermain games nya.

  1. Muhammad ‘inYourdreaM’ Rizky

Selain Kenny, Muhammad juga merupakan seorang pemain Dota 2 asal Indonesia dengan memiliki nama virtual ‘inYourdreaM’. Ia berhasil menembus peringkat satu MMR di server Asia Tenggara, padahal servere Asia Tenggara itu sendiri merupakan server Dota 2 tersulit yang pernah ada, karena paminnya yang cenderung individualis dan toxic.

Meskipun begitu, inYourdreaM masih terbilang baru di dunia profesional Dota 2. Sebelumnya, ia sempat bermain untuk Boom ID, namun dikarenakan kemampuannya yang luar biasa, tim dari luar negeri pun menginginkan jasanya untuk posisi midlane.

Seiring dengan berjalannya waktu, semakin banyak profesi-profesi yang bermunculan dan memanfaatkan kecanggihan teknologi saat ini. Bahkan bermain games yang masih sering dianggap sebagai aktivitas yang membuang waktu saja pada kenyataannya dapat meraup penghasilan hingga ratusan juta.

Bekerja sesuai passion pastinya menjadi impian setiap orang, seperti para atlet Esport ini yang mencoba untuk menekuni hobi mereka dalam bermain games. Walau masih dipandang sebelah mata, semakin kesini profesi Esport sudah mulai diperhitungkan dan menjadi salah satu profesi yang menjanjikan.

Bagi yang masih belum tahu, apa sih yang menjadi alasan profesi Esport menjadi salah satu profesi yang pantas untuk diperhitungkan? Yang senang bermain games dan ingin mencoba terjun ke dalam dunia Esport, ketahui dulu yuk beberapa keuntungan dari profesi Esport ini dengan membaca informasi lebih lanjutnya di https://www.cekaja.com/info/5-alasan-mengapa-jadi-atlet-e-sport-sangat-menjanjikan/

Avatar

R setiawan

Belajar menulis adalah belajar menangkap momen kehidupan dengan penghayatan paling total yang paling mungkin dilakukan oleh manusia. -Seno Gumira Ajidarma

Add comment